TPA Sementara Tutup Sampah di Pasar Klaten Menumpuk

 Berita, Klaten, Solo Raya

sampah menumpuk pasar klatenKlatenUp – Kondisi sampah yang menggunung di Pasar Induk Klaten membuat para pedagang yang berdagang dekat dengan tumpukan sampah merasa tidak nyaman dalam menjajakan dagangan mereka. Meskipun demikian para pedagang tidak ada pilihan lain kecuali tetap berdagang meskipun bau menyengat sampah tak bisa dibendung.

Kunjungan Wakil Bupati Klaten, Sri Mulyani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka peninjauan harga di Pasar Induk, Jum’at (10/6), ¬†ternyata tidak bisa langsung menyelesaikan masalah sampah yang menumpuk ini. Para pedagang bahkan mengeluhkan sikap rombongan Wabup yang dinilai enggan melihat sampah yang telah menggunung.

Pedagang mengeluhkan keadaan pasar yang sekarang semakin sepi lantaran bau busuk sampah yang menyengat, banyaknya belatung dan ribuan lalat yang berterbangan akibat sampah yang menumpuk di bagian belakang pasar. Selain terlihat tidak sehat, kondisi pasar induk Klaten kini terkesan kumuh.

Beberapa pedagang mengatasi bau yang menyengat ini dengan cara memakai masker. Ada juga pedagang yang menggunakan inheler (obat pelega hidung tersumbat) untuk menghilangkan bau busuk sampah.

Para pedagang mengaku pasrah dengan kondisi tersebut. Mereka mengaku tidak ada jalan lain kecuali tetap berjualan. Salah satu pedagang buah bahkan mengaku tidak membeli dagangan baru selama sepekan ini lantaran dagangannya sepi.