Tanpa Palang Pintu, Perlintasan KA Mbah Ruwet Dijaga Linmas

 Berita

Kereta apiCeper – Mendekati Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 19 Agustus mendatang, Perlintasan Kereta api tanpa palang pintu yang berada di Desa Pokak Kecamatan Ceper, yang lebih terkenal dengan sebutan “Mbah Ruwet” telah di jaga oleh anggota Perlindungan Masyarakat (LinMas) karena semakin ramai dilewati pengguna jalan.

Penjagaan perlintasan kereta api itu dilakukan dari pukul 06.00 WIB hingga  pukul 20.00 WIB. Penjagaan perlintasan itu pada H-7 lebaran hingga H-4 bisa dilakukan dalam dua shift yakni pagi-siang dan siang-malam. “Memasuki H-3 sampai H+3, lalu lintas pasti akan ramai sekali di perlintasan tanpa palang pintu kereta api “Mbah Ruwet”, sehingga penjagaan harus kami lakukan berdua secara hati-hati.

Petugas Limnas yang berjaga di perlintasan ini seharinya diberi upah sebesar Rp30.000 dari PT Kereta Api Indonesia (KAI). Selain itu mereka biasanya juga mendapatkan uang pemberian sekadarnya dari pengendara yang melintasi perlintasan kereta tanpa pintu tersebut. Penjagaan perlintasan ini akan berlangsung dari 12 Agustus Hingga 27 Agustus mendatang.

Selain perlintasan “Mbah Ruwet”,  Masih ada 24 perlintasan kereta api tanpa palang pintu  yang berada ada di Kabupaten Klaten yang dijaga oleh anggota Linmas.

Related Posts