Kereta Prameks Anjlok di Kalasan

 Berita

Doc. Kotajogja.com Ilustrasi

Kalasan – Kereta Prambanan Ekspress (Prameks) anjlok di kawasan Stasiun Kalasan, Sleman, Jawa Tengah. Ada dua gerbong kereta yang anjlok sehingga menutup dua jalur rel.

“Info sementara Prameks anjlok 2 kereta dengan melintang sehingga menutup dua jalur,” kata Kapuskom Publik Kemenhub, Bambang S Ervan, kepada detikcom, Selasa (23/10/2012).

Dengan demikian, jalur kereta Yogyakarta dan Solo terputus. Petugas masih berusaha melakukan perbaikan dan evakuasi.

Seperti diketahui, KA Prameks itu anjlok sekitar pukul 17.00 WIB. Dari foto yang beredar di situs jejaring sosial, kerusakan kereta cukup parah. Satu gerbong bahkan terguling ke tanah.

Informasi dari rumah sakit Panti Rini, ada sekitar 20 orang yang menjadi korban. Namun kondisi mereka belum diketahui sepenuhnya.

9 Dari puluhan penumpang Prambanan Ekspres (Prameks) yang terguling di Kalasan, Sleman, Yogyakarta dibawa ke RS Bhayangkara. Para penumpang itu menderita luka-luka bervariasi dan ada di antaranya yang merupakan wanita hamil.

“Dibawa ke sini sembilan orang. Baru saja sampai. Ada anak-anak, pemuda dan ada juga yang hamil,” ujar petugas jaga RS Bhayangkara, Budi saat dikonfirmasi, Selasa (23/10/2012).

Namun Budi tidak mengetahui kondisi para pasien itu secara menyeluruh. Yang jelas dia memastikan, setidaknya sampai saat ini, tidak ada satu pun korban jiwa di RS Bhayangkara.

“Korban luka ya, lukanya bervariasi,” papar Budi. RS Bhayangkara terletak di Jalan Solo, tak jauh dari Kalasan, tempat lokasi kejadian.

Selain dibawa ke RS Bhayangkara, para korban kecelakaan ini dibawa ke RS Panti Rini, Kalasan. “Iya Pak ada KA Prameks terguling, korbannya ada lebih dari 20 orang sedang dirawat di RS Panti Rini,” ujar petugas jaga operator RS Panti Rini, Kalasan, Srika, kepada detikcom, Rabu (23/10/2012).

Rini belum tahu apakah ada korban meninggal atau tidak. Pihak RS sedang berusaha melakukan upaya P3K.

“Kita sedang tangani secepatnya,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab kecelakaan dan jumlah korbannya.

“Masih diselidiki, saya sedang menuju ke lokasi,” jelas Kepala Humas Daops VI Yogyakarta Eko saat dihubungi, Selasa (23/10/2012).

Kecelakaan ini tunggal. Pihak KAI masih melakukan pendataan. “Korban luka-luka masih kami telusuri,” jelasnya.

Eko meminta agar publik bersabar. Pihak KAI masih melakukan penanganan.

Berita ini dikutip dari Detik.com pada Selasa, 23/10/2012 17:37 WIB

Related Posts